Senin, 28 Juli 2014

[BOOK REVIEW] The Last 2%


Tampilan pada Bab 1
Judul : The Last 2%
Penulis : Kim Rang
Penerjemah : Sitta Hapsari
Penyunting : Esther Tanuadji
Proofreader : Dini Novita Sari
Ilustrator : @teguhra
Penerbit : Haru
Cetakan pertama : Januari 2014
Cetakan kedua : Maret 2014
Halaman : 424 ; 20 cm
ISBN : 978-602-7742-24-6

“Ketika kau mencintai seseorang... maksudku, menurutmu... seperti apa rasanya jatuh cinta?” (hal. 92)

Sinopsis :
Jeongha, si ratu pemenang undian, memang selalu beruntung. Kali ini ia mendapatkan hadiah menginap di Arizona, hotel bintang lima yang sangat terkenal. Sayangnya, keberuntungan sepertinya tidak menyertai wanita ini dalam percintaan. Jeongha melihat sendiri pacarnya, Minsu, bermesraan dengan seorang wanita berpakaian merah layaknya cabaii.

Saking kesalnya, saat Minsu meneleponnya, Jeongha malah berpura -  pura sedang menikmati malam yang menyenangkan di Hotel Arizona bersama pria lain. Saat Jeongha sedang mengeluarkan suara – suaranya yang dipenuhi kenikmatan palsu, pria yang tinggal persis di sebelah kamar Jeongha memergokinya.

Alih – alih menertawainya, pria itu justru membantunya memberi pelajaan bagi Minsu.
Mencurigakan!
Apakah pria itu benar – benar tulus?

***

[Iya. Sekali lagi selamat. Anda memenangkan hadiah berupa voucer menginap satu malam di Hotel Arizona dan bisa langsung mengambilnya di kantor kami.] (hal.1)

Dalam novel ini menceritakan Jeongha adalah seorang ratu kuis, bahkan hampir seluruh isi tempat tinggalnya hasil darinya mengikuti kuis. Hingga ia mendapatkan voucer menginap di Hotel Arizona, tetapi ia bingung ingin mengajak siapa, semua temannya sedang sibuk dan pilihannya jatuh pada Minsu, pacarnya. Tapi Jeongha melihat sendiri pacarnya bermesraan dengan seorang wanita seperti cabaii dan dia pun merasa di khianati.

Saat Jeongha sedang menikmati malamnya di Hotel Arizona ia bertemu dengan Seongwoo di saat yang tidak tepat, saat itu Jeongha merasa malu tetapi berbeda dengan Seongwoo yang merasa tersepona.

“Tadi kau sendiri yang mengatakan kalau aku adalah pria yang akan kau nikahi. Dan, kau mengatakannya sebanyak dua kali.” (hal. 79)

Jeongha sendiri adalah seorang penulis, namun keberuntungan karirnya tak seberuntung saat ia mengikuti kuis. Di saat semua temannya sukses hanya Jeongha-lah yang belum sukses. Dan ia pun merasa iri, terlebih benci pada Inyoung yang dulu sempat mencuri hasil karyanya.

Ternyata Seongwoo menaruh perasaannya pada Jeongha. Semakin lama mereka semakin dekat dan Jeongha pun juga merasakan adanya benih cinta. Tetapi ternyata Inyoung juga menaruh perasaannya pada Seongwoo dan ingin memilikinya.

“Kenapa Seongwoo lebih mempercayai Oh Inyoung dan bukan dirinya? Bagaimana mungkin Seongwoo mencurigai dirinya?” (hal. 363)

***

‘Aku ingin tau, apa benar dia jatuh cinta padaku. Apakah memang cinta yang dia rasakan. Dan, sedalam apa rasa cintanya.’ (hal. 146)

Saat membaca novel ini aku merasa seperti sedang menonton sebuah K-Drama, maklum penulisnya juga seorang penulis dari The Vineyard Man yang telah dibuat K-Dramanya. Karakter Seongwoo di sini juga menarik, seorang lelaki sukses yang tertarik bahkan tergila – gila dengan seorang wanita. Waktu membaca di awal aku pikir bahwa Jeongha-lah yang tergila – gila namun ternyata sebaliknya. Ada hal lucu menurutku saat mengatahui KangHo, sahabat Jeongha yang tinggal di sebelahnya ternyata seorang gay. Sayang sekali tokoh antagonisnya masih kurang. Saat membaca novel ini juga akan penasaran dengan kisah cinta dan karir Jeongha. Novel ini termasuk dalam novel dewasa. Aku beri bintang 3.5/5.


“Apakah kau tahu 2% terakhir untuk mencapai cinta yang sempurna?” (hal. 386)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar